Artikel Lainnya

Perhimpunan INTI Bersama Grup 1 Kopassus Kembali Salurkan Bantuan Kepada Korban Tsunami Selat Sunda Di Pandeglang

Thursday, 03 Jan 2019

Perhimpunan INTI Bersama Grup 1 Kopassus Kembali Salurkan Bantuan Kepada Korban Tsunami Selat Sunda Di Pandeglang

Posko Utama Kecamatan Sumur


Tim Tanggap Bencana INTI bersama Grup 1 Kopassus pada Kamis (3/1) siang kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban tsunami Selat Sunda di beberapa posko bencana kecamatan Cibaliung dan Sumur, Pandeglang, Banten. 
 
Mengingat jauhnya perjalanan dan beratnya medan yang harus dilalui, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Candra Jap selaku koordinator tim memutuskan hanya membawa tim kecil yang terdiri dari Eggie Willianto Suwanto dan  Dery Sugianto dari Beasiswa Pelangi INTI, serta Dede Supendi dari Sekretariat INTI Pusat. Ditambah Dede Parman pemuda Cibaliung yang menjadi relawan GEMA INTI.
 
Mengawali perjalanan pukul 8 pagi dari Sekretariat INTI di Kemayoran, tim Tanggap Bencana INTI langsung bergerak menuju Puskesmas Cimanggu kecamatan Cibaliung, Pandeglang. Di sana telah menunggu tim Grup 1 Kopassus yang dipimpin oleh Letda Inf. Damara Suksma. 
 
Dari Cimanggu, dikawal Grup 1 Kopassus tim langsung menuju titik pertama penyaluran bantuan yaitu posko Posko SDN Kertajaya 2, kecamatan Sumur. "Ini salah satu posko penunjang di kecamatan Sumur yang cukup banyak menampung pengungsi," kata Letda Damara. 
 
Setelah menyerahkan bantuan di sana, tim langsung bergerak lagi menuju Posko Utama Kecamatan Sumur, yang hanya berjarak 1 km dari bibir pantai, daerah yang paling parah terdampak tsunami. Perjalanan cukup sulit karena jalan terjal menikung dan banyak lubang besar mengangga, di sepanjang jalan terlihat gundukan-gundukan batu kerikil untuk menambal lubang besar. 
 
Ninda salah seorang relawan posko menyampaikan terima kasih atas bantuan dari INTI karena saat ini masih sangat dibutuhkan. "Saat ini masih banyak warga korban di pengungsian, karena rumahnya di pinggir pantai hancur diterjang tsunami," kata gadis berkerudung hijau tersebut.
 
Dalam perjalanan pulang dari Sumur kembali ke Cibaliung, mobil box INTI selip saat menanjak dan terperosok ke dalam parit di kiri jalan. Lokasi di tengah hutan dan sepi membuat situasi jadi cukup menyulitkan untuk mengeluarkan ban mobil. Akhirnya dengan meminta bantuan Grup 1 Kopassus, setelah 2 jam terperosok mobil box bisa ditarik keluar menggunakan truk dan meminjam tambang dari warga.
 
Waktu sudah menunjukkan pukul 8 malam tapi tim masih semangat untuk menuju titik terakhir yaitu Posko GEMA INTI di Kecamatan Cibaliung. Kang Iwan selaku kepala SatPol PP menyambut kedatangan dan menyampaikan terima kasih atas kunjungan serta bantuan dari INTI. "Minggu lalu tim dari GEMA INTI juga sudah datang dan membuka posko di sini. Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih," katanya mewakili Camat Cibaliung yang sedang ada kegiatan di tempat lain.
 
Setelah menyalurkan bantuan di Cibaliung, tim langsung bergegas kembali menuju kota Pandeglang untuk istirahat dan bermalam karena paginya harus melanjutkan perjalanan menuju Lampung Selatan.

 

Posted by: Admin