Artikel Lainnya

Bertemu Maruf Amin INTI Tegaskan Bantu Peningkatan Kualitas SDM

Wednesday, 11 Sep 2019

 Bertemu Maruf Amin INTI Tegaskan Bantu Peningkatan Kualitas SDM

Foto Bersama Wapres Terpilih KH. Maruf Amin


Wakil Presiden Terpilih periode 2019-2024, KH Maruf Amin mengapresiasi langkah Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) yang telah berperan membangun Sumber Daya Manusia (SDM) dengan gelaran beasiswa mulai tingkat SMA sampai S1, S2, S3 ke Luar Negeri. 
 
KH Maruf Amin pun menaruh perhatian kepada INTI untuk membantu Indonesia dalam meningkatkan kualitas SDM di Tanah Air guna membangun bangsa. 
 
"Setidaknya INTI bisa berperan dalam pembangunan SDM, salah satunya dengan gelarran beasiswa dari tingkat SMA sampai S1, S2, S3 ke Luar Negeri," ujar Ketua Umum INTI Teddy Sugianto meniru ucapan Maruf Amin di Jakarta, Rabu (11/9).
 
Teddy juga menuturkan, bahwa Kyai Maruf bercerita banyak rencana program yang akan ia laksanakan bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) tahun 2019-2024 mendatang. Yakni program Dewa (Desa Wisata Agro), Dewi (Desa Wisata Industri), dan Dedi (Desa Digital) yang akan dilaksanakan bersama Presiden Joko Widodo tahun 2019-2024 mendatang.
 
"Ketiga program tersebut dinilai merupakan jalan untuk memperkecil disparitas antara kaya miskin. Terlebih lagi era digitalisasi yang semakin canggih, memfasilitasi siapa saja bisa mengakses apapun informasi yang ada," tuturnya. 
 
Didepan pengurus INTI yang rata-rata Pengusaha Nasional, lanjut Teddy, Kyai Maruf juga bercerita niatnya ingin melahirkan santri-santri pengusaha., yang dikenal dengan sebutan Gus Iwan; santri bagus, pintar, ngaji, usahawan.
 
Menurut Kyai Ma'ruf, INTI yang sudah konsisten berperan dalam dinamika membangun bangsa, peduli sosial, dan perhatian dibidang pendidikan berupa beasiswa-beasiswa, akan bisa bekerjasama lebih lanjut di bidang pendidikan baik formal maupun pendidikan vokasi.
 
"INTI semoga dapat berperan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan disitu akan muncul santri-santri berprestasi di yang mandiri dalam mengembangkan wirausaha," jelasnya. 
 
Lebih lanjut, Teddy menuturkan, INTI pun juga akan menjajaki potensi peluang dibidang pendidikan vokasi untuk santri dan pesantren tertentu dalam kerjasamanya.
 
Dalam pertemuan itupun, Kyai Ma'ruf juga menjelaskan arus baru ekonomi Indonesia, dimana Konsep arus baru ekonomi itu dituangkannya dalam kondisi ekonomi saat ini mengalami pembaruan arus.
 
"Ini merupakan ekonomi yang berkeadilan, ekonomi kerakyatan, ekonomi keumatan untuk menghilangkan berbagai kesenjangan disparitas baik antara kaya-miskin, antara pusat-daerah, antara satu daerah dengan daerah lain. Juga untuk menghilangkan disparitas antara produk-produk nasional dengan produk luar," kata Kyai Ma'ruf.
 
Sebagaimana diketahui, INTI baru-baru ini sudah melakukan MoU dengan Universitas Muhammadiyah Malang, dan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta dibidang pendidikan.
 
Tepat 1 bulan lalu juga, INTI memberangkatkan 50 anak-anak penerima Beasiswa pendidikan full ke Tiongkok, hasil fasilitasi INTI dengan Kedutaan RRT di Indonesia.
 
Adapun dalam pertemuan tersebut hadir Ketua Umum INTI, Teddy Sugianto, Ulung Rusman - Sekretaris Jenderal, Nurjati Tanuwidjaja - Bendahara Umum, Jajaran Wakil Ketua Umum, Budi S. Tanuwibowo, Haris Chandra, Dedy Widjaja, Sumadi Kusuma, dan Edi Yansah, kemudian ada Kurnia Setiawan - Ketua Bid. Kaderisasi dan Pendidikan, Serihana - Ketua Bid. Sosial & CSR, Candra Jap - Wakil Sekretaris Jenderal, Lexyndo Hakim dan Santi Ding - Juru Bicara Perhimpunan INTI, dan Amin Supriyadi, Ketua Kehormatan INTI.

Posted by: Admin