Selamat datang di website Perhimpunan INTI

INTI Medan

Eddie Lembong Jadi Pembicara Dalam Forum PINTI Jabar

Thursday, 10 Apr 2008


Eddie Lembong Jadi Pembicara Dalam Forum PINTI Jabar

Perempuan Tionghoa Indonesia (PINTI) Jawa Barat, belum lama ini menggelar Forum PINTI ke-2 Periode II di Restoran Grand Eastern Jabar.

Ketua Kehormatan Senior INTI Eddie Lembong hadir sebagai pembicara dan anggota DPR Chen Fu Mei sebagai moderator.

Hadir dalam forum tersebut Ketua PINTI Pusat Nancy Widjaja, Ketua Fakultas Internasional Untag Dr Misahardi Wilamarta, Ketua INTI Jabar dr Demin Shen, Penasehat Cai Zhang Cai, Wakil Ketua Zheng Yan Li, Ketua Panitia Cao Feng Ying dan Huang Fa Zhi. Selain itu hadir juga 12 orang delegasi INTI Sukabulmi, 8 orang delegasi Tasikmalaya, 5 orang delegasi INTI Garut dan sejumlah ormas lainnya.

Perwakilan panitia Cao Feng Ying dalam sambutannya menjelaskan tujuan diadakannya forum. Selain mengucapkan terima kasih pada pembicara, dia juga mengucapkan terima kasih kepada Bank NISP, Ateja dan Metro Garmen yang telah mendukung penyelenggaraan forum tersebut.

Sedangkan Ketua INTI Jabar dr Demin Shen menyatakan rasa hormatnya atas kontribusi yang dilakukan Eddie Lembong dalam mengembangkan INTI dan berbagai kegiatan social lainnya.

Dia juga membenarkan kegiatan PINTI yang semakin lama semakin dinamis. Yang juga telah mempersatukan tokoh dari berbagai kalangan untuk ikut serta dalam kegiatan forum tersebut dan telah mendorong persatuan dan kesatuan.

Dr Demin Shen juga menyatakan kegiatan yang dilakukan PINTI Jabar amat berarti seperti lomba kebersihan, polisi cilik dan pengajaran 'dizigui'.

Sementara itu Eddie Lembong menjelaskan dengan rinci mengenai kondisi ekonomi dan kehidupan rakyat. Menurutnya dari sudut pandang masyarakat, rakyat Indonesia tetap menderita. Melonjaknya berbagai harga termasuk kedelai, minyak tanah, minyak goreng dan sebagainya makin menambah penderitaan rakyat.

Ia mengimbau tokoh Tionghoa Indonesia untuk ambil bagian dalam mengelola ekonomi nasional dan kehidupan rakyat Indonesia.

DaIam hal tersebut Indonesia kaya akan sosok yang profesional di bidangnya namun kekurangan tenaga yang menguasai banyak hal.

"SeIain itu yang terutama dari mengelola ekonomi nasional dan kehidupan rakyat yaitu sumber daya manusia berkualitas," ujarnya. (idn/din)





Posted by: Admin