Selamat datang di website Perhimpunan INTI

Artikel Lainnya

GEMA INTI Bali Turut Berbelasungkawa Untuk Angeline

Friday, 11 Dec 2015



Yossy Wijaya GEMA INTI Bali memeluk ibu Angeline


Pengurus Daerah GEMA INTI Bali turut menyampaikan rasa belasungkawa terhadap tragedi yang menimpa almarhum Angeline. Gadis cilik berusia 8 tahun yang bulan lalu disangka hilang saat bermain di depan rumahnya, namun pada Rabu (10/6)  ternyata ditemukan terkubur  di kediamannya di Jln. Sedap Malam, Sanur, Denpasar, Bali.

Jumat (12/6) siang dipimpin oleh bendahara Stevanny Gabelianata, 5 orang perwakilan GEMA INTI Bali mendatangi ke Ruang Forensik Rumah Sakit Sanglah Bali untuk turut menyampaikan bela sungkawa. Mereka datang karena mendengar akan ada acara renungan dan doa bersama untuk Angeline yang diadakan oleh Forum Anak Daerah (FAD) Bali dan Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) di tempat itu.

Kedatangan rombongan GEMA INTI Bali ke RS Sanglah yang spontanitas tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu ternyata disambut dengan ramah dan hangat. Tiba pukul 2 siang mengenakan seragam bertuliskan Indonesia Satu, rombongan GEMA INTI Bali dipersilakan bergabung mengikuti acara dan diberi kesempatan untuk berbicara langsung dengan orang tua kandung Angeline.

Di hadapan Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait, FAD Bali, dan rekan-rekan pers yang baru saja mewancarai Pemda serta keluarga, Yossy Wijaya selaku juru bicara rombongan GEMA INTI Bali menyampaikan rasa bela sungkawa mewakili segenap keluarga besar GEMA INTI dan INTI. "Kami dari Generasi Muda Indonesia Tionghoa Bali turut berbelasungkawa atas peristiwa ini. Kedukaan bapak dan ibu juga menjadi kedukaan kami," ucap Yossy bergetar sambil menahan rasa haru.

Pada kesempatan itu, Yossy juga menyerahkan donasi yang telah dihimpun oleh GEMA INTI Bali untuk membantu proses pemakaman Angeline kepada pihak keluarga. "Mohon diterima juga ini ada sedikit bantuan dari GEMA INTI Bali dan beberapa sahabat yang peduli untuk membantu berbagai proses yang akan dilakukan baik di Bali maupun di Banyuwangi," ujar Yossy kepada Aminah, ibu kandung almarhum Angeline.

Suasana haru seketika memenuhi ruangan ketika Aminah memeluk Yossy setelah menerima donasi bantuan. Kelelahan dan kesedihan mendalam sangat terlihat di wajah kedua orang tua Angeline.

Acara ditutup dengan doa bersama. Mendoakan semoga Angeline dapat beristirahat dengan tenang dan segenap keluarga dikuatkan. Serta semoga tidak ada lagi kejadian serupa yang menimpa anak-anak di Indonesia.

Posted by: Admin