Selamat datang di website Perhimpunan INTI

Artikel Lainnya

Perhimpunan INTI Bali Fasilitasi 40 Pelajar Bali Belajar Ke Tiongkok

Friday, 19 Jun 2015




Perhimpunan INTI Bali memfasilitasi 40 pelajar asal Bali untuk belajar dan menggali lebih dalam peradaban dan budaya Tiongkok dalam summer camp yang akan diselenggarakan di Provinsi Yunnan, Tiongkok selama dua pekan. Puluhan pelajar tersebut dilepas oleh Konsulat Jendral Republik Rakyat Tiongkok dalam acara yang digelar di Harris Hotels Bali pada Rabu (17/6) lalu.

Yunnan merupakan salah satu Provinsi di Tiongkok yang terletak di sebelah barat RRT dan berbatasan dengan Myanmar, Laos, dan Vietnam. Provinsi yang beribu kota di Kunming ini memiliki luas sekitar 394.000 km2 dengan populasi penduduk sebanyak 47 juta orang. Menariknya Provinsi yang 94 persen daerahnya meliputi dataran tinggi ini menjadi tempat tinggal 25 dari 56 suku minoritas di Tiongkok. Bahkan 15 suku minoritas Tiongkok hanya bisa ditemui di daerah ini.

Provinsi Yunnan juga terkenal dengan destinasi wisatanya yang memukau seperti Lembah Dinosaurus, Hutan Batu, Dali Three Pagodas, Butterfly spring, Taman Demi-Gods and Semi-Devils, Kota Kuno Dali, Gunung Ribuan Singa, Gunung Salju Yulong, Padang Rumput Ganhaizi dan masih banyak lagi tempat wisata yang membuatnya digandrungi para wisatawan domestik maupun mancanegara. Pasalnya Pemerintah Provinsi Yunnan juga telah menjalin hubungan sister city dengan Provinsi Bali sejak 13 tahun lalu.

Menurut Wakil Konjen RRT Liu Zhijie, summer camp kali ini diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Yunnan yang mengundang langsung para pelajar melalui Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Bali untuk ikut serta dalam kegiatan yang bertemakan ‘mencari asal usul dan mengenal budaya dan peradaban Tiongkok ’ ini.

“Summer camp ini adalah undangan langsung dari Pemerintah Yunnan kepada anak-anak INTI Bali agar lebih tahu tentang asal usul, budaya, serta peradaban Tiongkok dan nantinya bisa membangun jembatan hubungan yang lebih baik antara kedua Negara.”, paparnya.

Sementara itu Ketua PD Perhimpunan INTI Sudiarta Indrajaya mengatakan peserta summer camp ini diikuti oleh 40 pelajar SD, SMP, dan SMA yang berasal dari Hainan School, Sekolah Adhi Mekar Indonesia, dan Lembaga Kursus Sinar Fajar Singaraja.

Menurutnya summer camp ini merupakan peluang emas bagi para pelajar Indonesia untuk bisa menggali dan mempelajari keluhuran budaya dan peradaban Tiongkok khususnya pluralisme di Provinsi Yunnan yang dengan keberagaman suku bangsanya namun tetap bisa hidup berdampingan dan rukun. Hal ini tentu menjadi studi kasus menarik yang mirip dengan kondisi Indonesia. Semoga saja ini bisa menginspirasi para generasi muda Indonesia yang akan menjadi calon-calon pemimpin di masa yang akan datang.

“Semoga saja apa yang mereka pelajari di sana bisa dijadikan inspirasi untuk membangun bangsa ini. Mereka juga bisa membuktikan apa benar pepatah yang menganjurkan untuk menuntut ilmu sampai ke negeri Cina.”, tambahnya.

Pada kesempatan itu, Ketua Pembina PD INTI Bali Frans Bambang Siswanto juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Konjen RRT yang sudah memberikan kesempatan kepada anak-anak Indonesia belajar langsung tentang budaya dan peradaban Negeri Tirai Bambu itu. Ia juga menambahkan bahwa berkunjung ke luar negeri akan menambah wawasan anak-anak Indonesia dan yang harus terus ditanamkan adalah mereka harus selalu ingat akan bangsanya. Pelajar-pelajar ini harus tetap menjaga rasa nasionalime dan kepentingan Indonesia. Inilah yang terus ditanamkan oleh INTI Bali dalam berbagai kesempatan.

“Kami sangat senang dan berterima kasih dengan hubungan timbal balik antara INTI Bali dan Konjen yang dalam hal ini bertujuan memberikan wawasan terhadap anak-anak Indonesia. Kami harap ini bisa terus berlanjut. Bagi INTI kegiatan ini sangat baik namun yang paling penting diingat adalah rasa kebangsaan harus tetap dijaga. Kepentingan Indonesia juga kepentingan INTI, jadi itu harus kita jaga bersama.”, tutup pengusaha sukses ini setelah memberikan nasehat dan petuah kepada para peserta.

Dalam acara ini masing-masing peserta summer camp mendapatkan jas INTI Bali berwarna merah beserta buku panduan tentang aktivitas mereka di Tiongkok. Acara ditutup dengan pertunjukan tarian dan nyanyian dari perwakilan peserta summer camp dilanjutkan dengan jamuan makan malam bersama. 

 

Posted by: Admin