Selamat datang di website Perhimpunan INTI

Berita

Silaturahmi INTI dengan Prof. Jimly Asshiddiqie

Monday, 11 Jul 2016



Pengurus INTI berfoto bersama Prof. Jimly


Pengurus Pusat Perhimpunan Indonesia Tionghoa, dipimpin oleh Ketua Umumnya, Rachman Hakim bersilaturahmi dengan Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, SH, selaku Ketua Umum ICMI pada Senin (7/11) sore.

Dalam kesempatan itu, Jimly yang juga menjabat sebagai Ketua Kehormatan Dewan Pengawas Penyelenggara Pemilu menegaskan bahwa fenomena yang berkembang di berbagai daerah amat menarik. Di banyak tempat yang mayoritas penduduknya beragama Islam, yang terpilih malah calon dari non Muslim. Contoh di Kabupaten Sula, Maluku Utara, yang mayoritas penduduknya 97% Muslim, Bupati terpilihnya dari etnis Tionghoa dan beragama Kristen. "Ini hal yang biasa dalam demokrasi," imbuh Jimly.

Kemajuan dalam berdemokrasi di Indonesia, dalam kurun waktu yang relatif pendek, sudah lebih maju dibanding negara lain, katanya. Amerika Serikat dan Inggris, relatif membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencapai keadaan seperti Indonesia sekarang ini.‎

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Jenderal INTI, Budi S. Tanuwibowo menjelaskan bahwa INTI memang terbiasa melakukan kunjungan silaturahmi ke berbagai organisasi lain untuk lebih mempererat persaudaraan dan meneguhkan komitmen dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang bhinneka, plural, demokratis, berdasarkan Pancasila dan UUD NRI 1945.

Menurut Budi, seluruh anak bangsa wajib menjaga, merawat dan memelihara Rumah Indonesia‎, yang dibangun di atas cucuran keringat, darah dan airmata para pendahulu bangsa, beratus tahun lamanya. Perbedaan warna kulit, agama, keyakinan, pilihan politik, jangan sampai berdampak negatif terhadap perkembangan dan keutuhan Indonesia. "Terlalu mahal harganya bila oleh kepentingan sesaat, Indonesia harus dikorbankan oleh kepentingan politik jangka pendek," ujar Budi.

Akhirnya kedua belah pihak sepakat untuk terus menjalin komunikasi dan kerjasama, terutama di bidang pendidikan, yang punya nilai strategis bagi kehidupan kebangsaan Indonesia di masa mendatang.

Posted by: Admin