Antisipasi Corona, Perhimpunan INTI Adakan Penyuluhan Kesehatan dan Pembagian Masker di Perguruan Setia Bhakti Tangerang

Mengantisipasi meluasnya wabah virus novel Corona atau COVID-19 di Indonesia, Perhimpunan INTI kembali mengadakan kegiatan penyuluhan kesehatan dan pembagian masker. Kali ini kegiatan diadakan pada Jumat (12/3) pagi di Perguruan Setia Bhakti Tangerang, Banten.
Ratusan siswa-siswi SMA dan SMK Setia Bhakti tampak serius dan antusias menyimak setiap materi penyuluhan “Terlindungi Dari Penyakit Menular” yang dibawakan oleh sinshe Budiman Oetama dari INTI Bogor.
“Yang terpenting menjaga daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat dan mengkonsumsi makanan herbal agar terhindar dari berbagai virus penyakit,” kata Budi.
Dalam kesempatan itu, hadir pula Wakil Sekjen INTI Candra Jap didampingi Ketua INTI Banten Rudi Gunawijaya serta dari GEMA INTI Banten Rivaldi Buntoro dan Mahathir Dimiyati Wijaya. Sementara dari INTI Bogor hadir Wijaya Setiawan dan Eggi Wilianto. Lalu dari Program Beasiswa Pelangi INTI hadir Mellisa Wijaya dan Joshua Pangestu. Serta Seruni Ekaputri, Lavenia, Nisa Johan para penerima beasiswa INTI-CGS kuliah di Tiongkok dan Johny Sia (Wakil Sekretaris INTI Sumut).
Wakil Sekjen INTI Candra Jap dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Perguruan Setia Bhakti yang selama ini telah membina hubungan baik dengan INTI dalam menjalankan kegiatan sosial kebangsaan.
“Semoga apa yang kita lakukan dapat menginspirasi banyak orang untuk tetap ingat, saling peduli dan berbagi kepada sesama di tengah kesulitan apapun,” kata Candra.
Sementara Kepala Pelaksana Harian Perguruan Setia Bhakti Edy Kurniawan dan Direktur mewakili sekolah mengucapkan terima kasih setelah menerima ratusan masker bantuan INTI yang diserahkan oleh Rudi Gunawijaya.

Antisipasi Corona, Perhimpunan INTI Adakan Penyuluhan Kesehatan dan Pembagian Masker di SMA-SMK YADIKA 7 Bogor

Mengantisipasi meluasnya wabah virus novel Corona atau COVID-19 di Indonesia, Perhimpunan INTI mengadakan kegiatan penyuluhan kesehatan dan pembagian masker pada Jumat (6/3) pagi di SMA-SMK YADIKA 7 Bogor, Jawa Barat.
Wakil Sekjen INTI  Candra Jap didampingi Ketua Bidang Sosial CSR Anna Hartawan hadir langsung memimpin rombongan yang terdiri dari INTI Bogor yaitu sinshe Budiman Oetama, Wijaya Setiawan, Eggi Wilianto. Lalu dari Program Beasiswa Pelangi INTI hadir Imanuel Ginting, Rudi Yanto, Imandega Muhamad dan para Alumni Beasiswa Pelangi yaitu Lie Henry, Dika Angelia, Suherlan Pranjaya. Serta Nisa Johan salah seorang mahasiswi penerima beasiswa INTI-CGS kuliah di Beijing, Tiongkok.
Penyuluhan kesehatan yang mengangkat tema “Terlindungi Dari Penyakit Menular” dibawakan oleh sinshe Budiman Oetama dari INTI Bogor. Salah satu pesan yang disampaikan adalah pentingnya menjaga daya tahan tubuh dengan berolahraga dan mengkonsumsi makanan herbal agar terhindar dari berbagai virus penyakit.
“Indonesia sejak dulu terkenal memiliki kekayaan rempah-rempah luar biasa yang menarik dunia. Ditambah keahlian meracik menjadi jamu, itu semua adalah kearifan lokal warisan bangsa untuk mencegah datangnya penyakit,” katanya.
Sedangkan Wakil Sekjen INTI Candra Jap dalam sambutannya menyampaikan kegiatan penyuluhan dan pembagian masker adalah inisiatif dari Ketua Umum INTI Teddy Sugianto dan Ketua Bidang Sosial CSR Anna Hartawan yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang dilanda kepanikan akibat munculnya wabah virus Corona di Indonesia.
“Semoga apa yang kami lakukan hari ini dapat menginspirasi banyak orang untuk tetap ingat, saling peduli dan berbagi kepada sesama di tengah kesulitan apapun,” harapnya.
Sementara Dra. Amelia guru Kimia SMA YADIKA 7 mewakili sekolah mengucapkan terima kasih setelah menerima ratusan masker bantuan INTI yang diserahkan oleh Anna Hartawan. Demikian pula dengan Melania Rukmini guru bahasa Jepang SMK YADIKA 7 mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kedatangan INTI ke sekolahnya.

Perhimpunan INTI Salurkan Bantuan Kepada Warga Lombok Yang Kembali Terguncang Gempa

Gempa besar yang kembali mengguncang Lombok pada 17 Maret lalu meluluhlantakkan ratusan rumah warga di Lombok Timur. Tanpa menunggu lama, Perhimpunan INTI melalui Pengurus Daerah NTB pada 19 Maret langsung turun memberikan bantuan kemanusiaan dan trauma healing bagi korban gempa di 2 dusun, Desa Pesanggrahan, kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur.

Tidak berhenti sampai di situ, pengurus INTI NTB dipimpin Wakil Ketua S. Widjanarko pada Minggu (24/3) pagi kembali menyalurkan bantuan kepada korban bencana di 3 titik lokasi kecamatan Montong Gading, Lombok Timur.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sebagai perwujudan rasa persaudaraan, dan kebangsaan INTI NTB terhadap korban gempa 17 Maret lalu,” kata Widjanarko.

Acara menjadi spesial karena pada kesempatan itu secara khusus Wakil Sekjen INTI Candra Jap dan Iman Dega Muhamad (Anggota Bidang Sosial CSR INTI Pusat) datang langsung dari Jakarta ke Lombok membawa bantuan untuk korban gempa.

“Kami datang mewakili Ketua Umum INTI pak Teddy Sugianto dan segenap keluarga besar INTI di seluruh Indonesia untuk menyampaikan kepedulian terhadap warga Lombok dengan yang kembali tertimpa musibah,” ungkap Candra.

Sementara Sekretaris INTI NTB Khristo Sunggara di lokasi baksos kedua di dusun Lekong Lima, desa Montong Betok, mengatakan INTI-NTB berusaha berperan aktif untuk mewujudkan NTB GEMILANG. “Salah satu program kerja INTI-NTB adalah bakti sosial seperti ini, agar Lombok cepat bangkut.” jelasnya.

Bantuan kemanusiaan INTI juga diarahkan ke tenda pengungsian ratusan warga korban bencana di dusun Loang Tuntel, desa Pringgajurang, kecamatan Montong Gading, Lombok Timur.

Pada kesempatan itu, Wakil Sekretaris INTI NTB H. Rudi Hidayat meminta agar masyarakat tabah dan kuat menghadapi musibah gempa. “Mudah-mudahan bantuan INTI yang tidak seberapa menjadi pelipur lara untuk bangkit dan maju,” katanya.

Beberapa hari sebelumnya, pengurus INTI NTB juga menjenguk beberapa wisatawan dari Malaysia yang dirawat karena tertimpa longsoran batu akibat gempa saat berkunjung ke Air Terjun Tiu Kelep, Lombok Utara.

Perhimpunan INTI Bersama Satgas Nusantara Polri Dan Ezy Pratama Foundation Adakan Baksos Peduli Kemanusiaan Kaum Dhuafa

INTI Sumatera Utara Ir. Tomi Wistan ikut hadir.

Pada kesempatan itu, KakorBinmas Baharkam Polri Irjen Pol Drs. W. Herry Wibowo melaporkan dan menyampaikan terima kasih atas dukungan INTI. “Terima kasih kepada INTI yang telah mendukung pengadaan sembako dan obat-obatan untuk kegiatan baksos kemanusiaan ini,” kata Herry.

Sementara Ketua Harian INTI Indra Wahidin mengatakan INTI senang dapat diberi kesempatan mendukung Polri dalam kegiatan kemanusiaan. “Kegiatan seperti ini baik sekali dan perlu didukung karena menyentuh langsung ke masyarakat yang kurang mampu,” ucap Indra.

Selesai tatap muka dan makan siang, rombongan menuju pemukiman warga di bantaran Sungai Deli kelurahan Kampung Aur Jl. Suprapto, Medan. Bersama Polda Sumatera Utara kembali diadakan kegiatan berupa pengobatan gratis dan pemberian santunan serta sembako kepada warga yang kurang mampu.

Kabag Opsnalev Korbinmas Baharkam Mabes Polri Kombes Pol Ricky F. Wakanno menyampaikan kerjasama kegiatan kemanusiaan dengan INTI sudah yang kesekian kalinya.

“Setelah sebelumnya baksos penanggulangan bencana di Lombok dan Palu, kali ini di Sumatera bagian Utara. Semoga kerjasama yang baik dengan INTI ini dapat terus terjalin,” harap Ricky.

Sedangkan Wakil Sekjen INTI Candra Jap yang ikut mendampingi rombongan menyatakan walau terasa lelah karena jadwal kegiatan yang sangat padat tapi dirinya senang karena dapat bersentuhan dengan masyarakat kecil di berbagai daerah.

“Ketua Umum INTI pak Teddy Sugianto memang mendukung kerja-kerja kemanusiaan seperti ini. Sebagai salah satu bentuk nyata kepedulian INTI terhadap sesama anak bangsa,” ujar Candra.

Bertemu Maruf Amin, INTI Tegaskan Bantu Peningkatan Kualitas SDM

Wakil Presiden Terpilih periode 2019-2024, KH Maruf Amin mengapresiasi langkah Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) yang telah berperan membangun Sumber Daya Manusia (SDM) dengan gelaran beasiswa mulai tingkat SMA sampai S1, S2, S3 ke Luar Negeri.

KH Maruf Amin pun menaruh perhatian kepada INTI untuk membantu Indonesia dalam meningkatkan kualitas SDM di Tanah Air guna membangun bangsa.

“Setidaknya INTI bisa berperan dalam pembangunan SDM, salah satunya dengan gelarran beasiswa dari tingkat SMA sampai S1, S2, S3 ke Luar Negeri,” ujar Ketua Umum INTI Teddy Sugianto meniru ucapan Maruf Amin di Jakarta, Rabu (11/9).

Teddy juga menuturkan, bahwa Kyai Maruf bercerita banyak rencana program yang akan ia laksanakan bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) tahun 2019-2024 mendatang. Yakni program Dewa (Desa Wisata Agro), Dewi (Desa Wisata Industri), dan Dedi (Desa Digital) yang akan dilaksanakan bersama Presiden Joko Widodo tahun 2019-2024 mendatang.

“Ketiga program tersebut dinilai merupakan jalan untuk memperkecil disparitas antara kaya miskin. Terlebih lagi era digitalisasi yang semakin canggih, memfasilitasi siapa saja bisa mengakses apapun informasi yang ada,” tuturnya.

Didepan pengurus INTI yang rata-rata Pengusaha Nasional, lanjut Teddy, Kyai Maruf juga bercerita niatnya ingin melahirkan santri-santri pengusaha., yang dikenal dengan sebutan Gus Iwan; santri bagus, pintar, ngaji, usahawan.

Menurut Kyai Ma’ruf, INTI yang sudah konsisten berperan dalam dinamika membangun bangsa, peduli sosial, dan perhatian dibidang pendidikan berupa beasiswa-beasiswa, akan bisa bekerjasama lebih lanjut di bidang pendidikan baik formal maupun pendidikan vokasi.

“INTI semoga dapat berperan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan disitu akan muncul santri-santri berprestasi di yang mandiri dalam mengembangkan wirausaha,” jelasnya.

Lebih lanjut, Teddy menuturkan, INTI pun juga akan menjajaki potensi peluang dibidang pendidikan vokasi untuk santri dan pesantren tertentu dalam kerjasamanya.

Dalam pertemuan itupun, Kyai Ma’ruf juga menjelaskan arus baru ekonomi Indonesia, dimana Konsep arus baru ekonomi itu dituangkannya dalam kondisi ekonomi saat ini mengalami pembaruan arus.

“Ini merupakan ekonomi yang berkeadilan, ekonomi kerakyatan, ekonomi keumatan untuk menghilangkan berbagai kesenjangan disparitas baik antara kaya-miskin, antara pusat-daerah, antara satu daerah dengan daerah lain. Juga untuk menghilangkan disparitas antara produk-produk nasional dengan produk luar,” kata Kyai Ma’ruf.

Sebagaimana diketahui, INTI baru-baru ini sudah melakukan MoU dengan Universitas Muhammadiyah Malang, dan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta dibidang pendidikan.

Tepat 1 bulan lalu juga, INTI memberangkatkan 50 anak-anak penerima Beasiswa pendidikan full ke Tiongkok, hasil fasilitasi INTI dengan Kedutaan RRT di Indonesia.

Adapun dalam pertemuan tersebut hadir Ketua Umum INTI, Teddy Sugianto, Ulung Rusman – Sekretaris Jenderal, Nurjati Tanuwidjaja – Bendahara Umum, Jajaran Wakil Ketua Umum, Budi S. Tanuwibowo, Haris Chandra, Dedy Widjaja, Sumadi Kusuma, dan Edi Yansah, kemudian ada Kurnia Setiawan – Ketua Bid. Kaderisasi dan Pendidikan, Serihana – Ketua Bid. Sosial & CSR, Candra Jap – Wakil Sekretaris Jenderal, Lexyndo Hakim dan Santi Ding – Juru Bicara Perhimpunan INTI, dan Amin Supriyadi, Ketua Kehormatan INTI.